Renungan Islam | Bismillah, maka saya berjilbab


Renungan IslamMasak begini sih cara saya melaksanakan perintah Allah? Aning Katamsi menceritakan lagi pergulatan batinnya. Saat itu, kisahnya, ia mulai terketuk hatinya mendekatkan diri pada Allah, seusai mengikuti sebuah training emotional and spiritual quotion.

Ia rajin mengikuti pengajian. Tiap kali pergi mengaji, ia berbusana Muslimah lengkap dengan jilbabnya. Sepulang mengaji, ia bongkar lagi jilbabnya. Hingga suatu hari, ia merasa malu sendiri. Tak hanya malu pada diri sendiri, ia juga mempertanyakan komitmen dirinya dalam mencintai Tuhannya. Betulkah cara saya mencintai-Nya, dia bertanya.

Hatinya gundah. Rasanya munafik sekali, sehari-hari tidak pakai jilbab tetapi kalau mengaji baru pakai jilbab, tuturnya.

Keesokan harinya, tanpa coba-coba lagi dan berbasmalah, ia putuskan untuk menutup auratnya di muka umum. Januar Asmoro, sang suami, kendati setuju, sempat terheran-heran dengan perubahan istrinya. Setelah mendengar penjelasan Aning, ia berpesan, Oke, kalau kamu sudah memutuskan untuk memakai jilbab, maka kamu harus istikamah.

Tak hanya mengucapkan pesan, hari itu juga Januar mengantarkan istrinya memburu jilbab di toko-toko busana Muslim. Ia membantu Aning memadu-padankan busana dengan kerudungnya.

Tak terasa, kini sudah tiga tahun ia istikamah dengan busana kebanggannya itu. Ia menikmati bagaimana rasanya dekat dengan Sang Khalik. Kita bisa berdoa apa saja yang kita mau, sampai tak terasa menangis, tutur perempuan kelahiran 3 Juni 1969 ini.

Perempuan bernama lengkap Ratna Kusumaningrum ini mengaku agama sangat ditekankan dalam keluarganya sedari kecil. Namun orang tuanya tidak mengajarkannya dengan keras. Saya pernah juga lalai, waktu remaja, aku Aning.

Saat memutuskan untuk berbusana Muslimah, ia sama sekali tidak mencemaskan apakah karier bernyanyinya bakal berakhir atau tidak. Baginya, memakai busana Muslimah adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar.

Faktanya kemudian, rezekinya dimurahkan setelah berjilbab. Banyak tawaran menyanyikan lagu-lagu Islami datang padanya. Terakhir, ia menyanyikan lagu untuk soundtrack sinetron Maha Kasih.

Darah seni mengalir dari kedua orang tuanya. Ayahnya, Pranajaya, sangat menguasai seni peran dan suara. Ibunya penyanyi seriosa andal. Seluruh keluarganya piawai memainkan alat musik — terutama piano — dan bernyanyi.

Aning mulai serius menekuni dunia tarik tahun 1985. Pertama kalinya, ia mengikui acara Seriosa Remaja di TVRI yang memang digelar untuk para remaja. Penyanyi seriosa remaja pada saat itu belum banyak akhirnya diambil dari beberapa anaknya penyanyi termasuk saya pertama kali menyanyi di situ, ujarnya.

Tak lama setelah itu diselenggarakan pemilihan bintang radio dan televisi untuk remaja. Tahun 1987, ia menjadi juara bintang radio dan televisi.

Menurut Aning, kemampuannya menyanyi hingga nada tinggi adalah karunia yang sangat besar dari Allah. Dengan karunia itu saya bisa berkarya, berkarier, dan kesempatan terbuka luas di depan saya, ujarnya. Satu cita-citanya yang belum terwujud adalah keinginannya berdakwah melalui seni musik dan suara. Semoga segera tercapai!

Aning Katamsi
Nama Lengkap: Ratna Kusumaningrum
Tanggal lahir : 3 Juni 1969
Suami : Januar Asmoro
Anak-anak : Varizka Anjani (kelas tiga SD)
Renggani Ghifari (TK Kelas A)
Pekerjaan : Mengajar di Sekolah Musik YPM (Yayasan Pendidikan Musik)

( dam/republika )

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s